zackamega.com: Travel Asia
Tampilkan postingan dengan label Travel Asia. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Travel Asia. Tampilkan semua postingan

Minggu, 14 Oktober 2018

Asiknya Liburan di Nongsa Point Marina Batam

Oktober 14, 2018 8
Asiknya Liburan di Nongsa Point Marina  Batam
Nongsa Point Marina - Batam
Udara segar pagi ini di Kecamatan Nongsa, Batam, Kepulauan Riau. Hawanya sangat sejuk karena embun turun menyelimuti dedaunan disekitana Villa. Saya menyelusuri jalan menurun mengikuti alur tangga sehingga sampai di bibir pantai. Liburan weekend kali ini saya habiskan dengan berlibur di Nongsa Point Marina. 

Nongsa Point Marina terletak di Jalan Hang Lekiu KM. 4, Nongsa, Batam, Kepulauan Riau. Resort mewah ini bisa jadi pilihan kamu jika berlibur ke Batam dan sangat cocok buat kamu yang sangat senang dengan suasana sepi dan asri. Selain asri, buat kamu pencinta sunset. Penampakan sunset di Nongsa Point Marina ini sangat indah. Apalagi menikmati sunset ditepian pantai dengan latar belakang kapal-kapal yacht yang berjejer rapi ditepian pantai. Seakan menambahkan lagi suasanan yang berbeda jika berlibur ke sini. 

Nongsa Point Marina - Batam
Tidak hanya Villa, Nongsa Point Marina juga menyiapkan room hotel yang bisa kamu sewa jika berlibur ke sini. Kami memilih menyewa Villa pada saat berlibur ke Nongsa Point Marina ini. Villa yang kami pilih adalah jenis Chalet 3 kamar yang yang mempunyai fasilitas yang sangat lengkap. Mulai dari ruang tamu, meja makan yang besar, dapur dengan semua peralatan memasak, serta balkon villa yang sangat luas dengan pemandangan pantai dan pepohonan yang asri. 

Nongsa Point Marina - Batam
Pagi itu selesai menikmati kesejukan dan kesegaran udara pagi di bibir pantai Nongsa Point Marina, saya melanjutkan dengan menikmati sarapan di Selera Restoran yang ada di Nongsa Point Marina. Menu sarapan yang disajikan di Nongsa Point Marina sangat beragam. Banyak banget pilihannya. Selesai sarapan, saya bersama teman –teman memutuskan untuk berenang. Kolam renang yang ada di Nongsa Point marina ini sangat menarik untuk dicoba, dengan latar belakang villa dan pantai lengkap dengan pemandangan kapal-kapal yacht yang indah menambahkan lagi suasana liburan yang menyenangkan.

Nongsa Point Marina - Batam

Nongsa Point Marina - Batam
Nongsa Point Marina adalah sebuah resort di bawah payung Nongsa Resort Group. Resort ini didesain dengan sentuhan-sentuhan mediterania yang dibangun di teluk alami di wilayah Nongsa. Sehingga selesai berenang saya tidak ingin ketinggalan untuk berfoto disekitaran Villa dan Resort. 

Nongsa Point Marina - Batam

Nongsa Point Marina - Batam
Tak terasa waktu yang berjalan begitu cepat, kami pun harus check out dan meninggalkan Nongsa Point Marina. Pengalaman saya selama liburan di Nongsa Point Marina ini sangat berkesan. Bisa berkumpul bersama teman-teman di sebuah resort asri begaya mediterania ini sangatlah menyenangkan.

Nongsa Point Marina & Resort
JL Hang Lekiu, Sambau, Nongsa
Kota Batam, Kepulauan Riau 29466
Telepon : (0778) 761333



Senin, 08 Oktober 2018

Don't Miss It Guys Singapore Kampong Glam Ignites With Passion

Oktober 08, 2018 8
Don't Miss It Guys Singapore Kampong Glam Ignites With Passion
Kampong Glam Ignites With Passio
Hello guys Passion@@KampongGlam is a lively series of fun weekend activities from 5 October 2018 – 17 March 2019. The historical precinct of Kampong Glam will soon be pulsating with an exciting series of fun and entertaining activities for both tourists and local residents from 5 October 2018 to 17 March 2019. Deeply rooted in the colonial history of Singapore, Kampong Glam serves not only as a flourishing centre of Malay and Islamic culture but a thriving tourist hub filled with an incredible mix of inspiring personalities, interesting shops, vibrant cafes/restaurants and a buzzing ambience. 

Passion@KampongGlam is a weekend series of experiences dedicated to bringing out the best of this enclave through a carefully curated programme of food, music and cultural activities designed to appeal to both international tourists and local residents in a six-month period. Developed with the support of the Singapore Tourism Board’s Experience Step-Up Fund, the series reflects the historical and cultural aspects of Kampong Glam in an engaging manner. Riding on the STB’s new ‘Passion Made Possible’ brand, the series encourages visitors to immerse themselves in the experiences and integrate with the community. “Passion@KampongGlam is more than an expression of the affection and respect for this heritage enclave. The series pays tribute to this heritage enclave with an enjoyable mix of activities to appeal to all ages,” explains Benedict Choa, Founder of Passion@KampongGlam. As the co-founder of Cube Boutique Capsule Hotels, Mr Choa heads the collaborative group of partners tasked with this mission. He adds, “We are passionate about supporting the culture, businesses and attractions in this precinct. Working with the community leaders and stake holders ensures that the cultural legacy is carried on in a meaningful way.” The activities will take place from a Friday to Sunday from 4-6pm in a six-month period in the following format with a total of 72 days of experiences on a specially erected stage in front of the Singapore Visitor Centre on Bussorah Street: • Friday – Cooking demonstrations with top chefs • Saturday – live music performances • Sunday – games and cultural activities.
Kampong Glam Ignites With Passio

Kampong Glam Ignites With Passio
The cooking demonstrations will be hosted by prominent celebrity Chef Mel Dean and a halal food ambassador of Singapore. A recipient of the Honoree Entrepreneur Award from the Singapore Malay Chamber of Commerce (SMCCI) and the winner of the Halal Jampacked Food Bank with Jamiyah Singapore, he has cooked for VIPs and been featured on food programmes on television and radio. The founder of Kapowww specializing in halal food products, Chef Mel will share his culinary specialities through his innovative, interactive cooking workshops and live cooking demonstrations. Chef Mel will host the demonstration with Resident Chef Oktay Sahin of REIS Steak House and a different guest chef every Friday
Kampong Glam Ignites With Passio

Kampong Glam Ignites With Passio

On Saturdays, various musical artistes will take to the stage including local indie musicians from the Sultangate Musicman featuring a repertoire of popular local folk songs, multi-cultural music reflecting the diverse heritage of Singapore and contemporary pop hits; angklung(bamboo tube instruments) performances by Ethnique Musique Connections and Dikir Barat. Traditional games and cultural activities will be conducted for families to enjoy on Sundays. Visitors will also be able to browse the kiosks stationed near the stage. 


For more details on the activities, 
visit: www.passionatkampongglam.com.sg 
Facebook: https://www.facebook.com/Passionkampongglam/ 
Instagram: #passionkampongglam 

Minggu, 07 Oktober 2018

Sun World Ba Na Hill Da Nang, Menikmati Keindahan Desa Prancis Di Atas Pegunungan Vietnam

Oktober 07, 2018 13
Sun World Ba Na Hill Da Nang, Menikmati Keindahan Desa Prancis Di Atas Pegunungan Vietnam
Sun World Ba Na Hill Da Nang Vietnam
Penat 18 jam Explore Kota Ho Chi Minh Vietnam, saya berpindah menuju Da Nang. Salah satu kota yang ada di Negara Vietnam. Da Nang terletak di antara Hanoi dan Ho Chi Minh. Kota ini adalah kota pelabuhan dan pusat ekonomi terbesar ke 4 di Vietnam. Namun kota Da Nang belakangan ini sedikit nyaring di telinga para traveler karena keindahan Desa Prancisnya yang dibangun di atas pegunungan setinggi 1487 mdpl di Ba Na Hill. 

Saat Vietnam masih dalam masa kolonial, Bana Hills adalah desa sungguhan yang dihuni oleh orang-orang Prancis. Mereka merindukan udara yang dingin sehingga membangun pemukiman di atas gunung. Sayang, desa tersebut rusak saat Perang Dunia II. Hanya satu bangunan saja yang masih bertahan hingga saat ini, yaitu gudang penyimpanan anggur kuno Debay. 

Sun World Ba Na Hill Da Nang Vietnam
Sekarang desa tersebut dibangun kembali . Dan itu tempat wisata, pihak pengelola membangun desa ala Prancis kuno lengkap dengan gereja, tiang lampu, mobil antic, hotel dan tempat hiburan lainnya. Jika beruntung, kita juga bisa menyaksikan karnaval. ditambah lagi untuk sampai ke desa ini kita harus menaiki cabel car terpanjang di dunia. Mendengar semua itulah akhirnya saya melanjutkan pernerbangan ke Kota Da Nang ini. 

Kami sampai di kota Da nang dari Ho Chi Minh pukul 7 malam waktu itu. Seperti biasa, karena kami baru pertama kali ke kota ini dan waktu sampainya sudah malam, kami memutuskan mencari penginapan dengan fasilitas jemput antar ke bandara saja. Tak banyak yang bisa saya lakukan di Kota Da Nang malam itu. Sesampainya di hotel saya menyibukan teman saya untuk bergegas menemani saya mencari makan malam halal yang terdapat di kota ini. Lelah  berjalan di sekitaran hotel, pilihan kami jatuh di salah satu supermarket dan membeli pop mie merek Thailand saja yang berlogo halal. Selanjutnya kami putuskan untuk memasaknya di hotel dengan menggunakan air panas seadanya. Satu hari di Da Nang Vietnam, kami menginap di Moonlight Hotel 2 Da Nang.

Saya berfoto di Sun World Ba Na Hill Da Nang Vietnam
Pagi di kota Da Nang, saya bergegas menyiapkan peralatan dokumentasi dan alat pengecas kedalam tas. Maklum saja, hari ini kami akan mengunjungi Sun World Ba Na Hill Da Nang.  Sun World Ba Na Hill Da Nang adalah tempat di mana desa Prancis berada. Sun World Ba Na Hill merupakan tempat rekreasi diatas pergunungan  1487 mdpl dengan cabel car terpanjang di dunia sebagai transportasi untuk sampai ke puncak ini.

Saya sangat bersemangat sekali pagi itu. Maklumlah, sebelum sampai ke Prancis setidaknya saya sudah merasakan kampung buatannya di Vietnam fikir saya. Selesai merapikan semua peralatan yang akan dibawa ke Sun World Ba Na Hill Da Nang saya berjalan menuju lobi hotel. Kami dijemput bus pukul 8.45 pagi. Oh iya, saya mengunakan jasa travel selama di Sun World Ba Na Hill Da Nang. Travel ini saya pesan beberapa hari yang lalu sebelum sampai ke kota ini. 

Kira-kira satu jam perjalanan akhirnya saya sampai di Sun World Ba Na Hill Da Nang. Kesan pertama pada saat saya sampai di Sun World Ba Na Hill Da Nang adalah tempat ini Keren banget. Pegunungan seindah ini bisa disulap menjadi Sun World Ba Na Hill sekeren ini. Tak berhenti saya berfoto disetiap sudut bangunan. Semuanya menarik untuk difoto menurut saya. 

Sun World Ba Na Hill Da Nang Vietnam
Selain desa Prancis ternyata di Sun World Ba Na Hill Da Nang ini juga terdapat kebun bunga yang indah, restorant, hotel, juga Fantasy Park. Jembatan kaca gantung juga terdapat di Sun World Ba Na Hill ini. Luar biasa indahnya.

Tak terasa waktu yang tersisa begitu cepatnya. Kami harus kembali ketitik awal di mana tempat seorang Guide yang sudah menunggu kami di titik awal.

Sun World Ba Na Hill Da Nang in benar-benar indah. Udara di atas pegunungannya ini sangat dingin. Apa lagi pada saat sore hari. jadi saran saya buat kalian yang tidak kuat dengan udara pegununggan, bawalah jaket sebagai pelindung. Tapi meskipun udara yang saya anggap dingin di Sun World Ba Na Hill Da Nang ini. Tetap saja banyak wisatawan yang saya jumpai hanya menggunakan celana pendek dan kaos seadanya saja. 


Video keseruan di Sun World Ba Na Hill Da Nang Vietnam

Senin, 13 Agustus 2018

THE FIRST FLYING EXPERIENCE WITH VIETNAM AIRLINES

Agustus 13, 2018 5
THE FIRST FLYING EXPERIENCE WITH VIETNAM AIRLINES
First flying Experience with Vietnam Airlines

I have previously written my trip to KLIA from Batam to Vietnam via KLIA Malaysia on previous post ( Perjalanan dari Batam Menuju Ke Vietnam dari KLIA Malaysia ). So, on this post I would like to share another experience related to the trip, but specificallyonboard experience and impression flying with Vietnam Airlines from Kuala Lumpur Malaysia to Ho Chi Minh City, Vietnam. 

First flying Experience with Vietnam Airlines
Continuing my previous post, I arrived at KLIA on time at 8:00 p.m. We decided to continue the flight from Kuala Lumpur International Airport Malaysia to Tan Son Nhat – Ho Chi Minh City Vietnam via Vietnam Airlines.Actually. On a recent trip to Vietnam, it was my first flying experience with Vietnam Airlines.So, I made some points that probably will tell you about the experiance. Here are some of the details: 


1. Comfortable Flight

The Atmosphere Onboard
Personally, I feel comfortableenough flying with Vietnam Airlines. The service of the flight attendants was very friendly. My seat was comfortable for me to sit back and relax with my feet. I found it very easy to use entertainment provided in the board, such as a mini TV screen above my head. It broadcasts information to use safety equipment, information about aircraft and famous tourist objects in Vietnam.

2. Lot of foods 

The Food Served at the KLIA Flight to Tan Son Nhat
This point is one of my highlights when I fly between countries ─ the catering, indeed. Even though, the distance taken was not too far, just about an hour, but the food served by Vietnam airlines is quite a lot. For each meal that’s served, there are three options – beef, fish or chicken. There were then further choices within some of the cuisines. I chose the chicken meal and found it to be absolutely delicious ─ pudding and Vietnamese coffee from Vietnam airlines. Since Vietnamese coffee is very famous beverage, at least I have tried to enjoy it while flying with Vietnam Airlines.

3. On-time performance

After flying from Kuala Lumpur to Ho Chi Minh City using Vietnam Airlines, I continue travelling to others provinces in Vietnam. I visited Danang Province and Vietnam's capital, which is Hanoi. FYI, for my further trips to other provincesI still chose Vietnam Airlines. Another reason to choose this airline is because it has been shown on-time performance all this time.

Trying Vietnamese Coffee during Flight with Vietnam Airline
That’sall thestory of my firstonboard experience with Vietnam Airlines. I write this article because I feel comfortable during my flight with Vietnam Airlines. Hopefully this article can add referencefor you who are confused about choosing an airline and want to fly with Vietnam Airlines.

Jumat, 10 Agustus 2018

18 Jam Berada di Ho Chi Minh City Vietnam, Ini Hal-hal Yang Bisa Saya Lakukan

Agustus 10, 2018 17
18 Jam Berada di Ho Chi Minh City Vietnam, Ini Hal-hal Yang Bisa Saya Lakukan


Saigon Central Post Office, Ho Vhi Minh City, Vietnam

Saya sampai di Bandara International Tan Son Nhat, Ho Chi Minh City dari KLIA Malaysia pukul 9.00 malam waktu Vietnam. Waktu di Vietnam tidak berbeda dengan waktu di Indonesia bagian barat. 

Ini adalah kali pertama saya dan teman saya berkunjung ke Ho Chi Minh City Vietnam. Karena ini kali pertama kami dan mengingat waktu sampai ke Ho Chi Minh City sudah larut malam. Kami memutuskan untuk mencari penginapan melalui salah satu aplikasi di handphone dengan fasilitas antar jemput ke Bandara saja. 

Penginapan ini kami pesan beberapa hari lalu sebelum sampai di Vietnam.  

Tak lama berdiri menunggu jemputan di bandara Tan Son Nhat, kami pun dijemput petugas hotel dengan mengendarai mobil Fortuner berwarna hitam dan selanjutnya menuju hotel tempat dimana kami menginap. Besok kami akan melanjutkan perjalanan kembali menuju Da Nang pukul 4 sore. 

Da Nang adalah salah satu kota terbesar di Vietnam. Jadi saya dan teman saya hanya mempunyai waktu sekitar kurang lebih 18 jam untuk menikmati Ho Chi Minh City ini sebelum terbang menuju Da Nang lagi. 

18 jam berada di Ho Chi Min City banyak hal yang bisa kami lakukan di sini.  Berikut hal hal yang sempat kami lakukan pada saat berada di Ho chi Minh City Vietnam selama kurang lebih 18 jam.

1. Menikmati Pho, Mie khas Vietnam

Pho adalah makana mie  yang sangat sering kita jumpai jika berkunjung ke Vietnam. Hampir di sepanjang jalan menuju hotel kami menjumpai Pho yang dijual di sepanjang jalan. Pho di Vietnam biasanya berbahan mie dan ditaburi potongan daging sapi. 

Sekilas bentuknya sangat mirip dengan soto yang ada di Indonesia. Hanya saja mie yang dibuat disajikan petak panjang seperti kwetiau. Selain daging sapi, kita bisa menggantinya dengan daging ayam. 

Selesai chek in di salah satu hotel kami memutuskan untuk keluar mencari makan dengan berjalan kaki di sekitaran hotel. Kami sempatkan membeli Pho dan kemudian memakannya di Lobby hotel.

Pho

2. Mengunjungi Saigon Central Post Office

Pagi hari kami mengunjungi Saigon Central Port Office di Ho Chi Minh City. Masuk ke gedung Saigon Central Post Office, kita akan merasa berada di stasiun kereta Inggris pada abad ke-20. Gedung Saigon Central Post Office adalah salah satu gedung bersejarah yang ada di Ho Chi Minh City. Saigon Central Post Office atau Kantor Pos Saigon adalah sebuah kantor pos yang selesai pada tahun 1891 oleh arsitek terkenal Prancis Gustave Eiffel, sang perancang menara Eiffel di Prancis.

Saigon Central Post Office

Saigon Central Post Office
Kantor pos Saigon masih berfungsi sampai saat ini. Kantor pos ini salah satu gedung yang menonjol diantara gedung gedung disekitarannya. Karena kantor pos Saigon berasitektur Renaisans di Vietnam. 

Selain sebagai fungsi utamanya kantor pos, Saigon Central Post Office atau Kantor pos Saigon ini difungsikan sebagai tempat untuk menjual oleh oleh di Ho Chi Minh City Vietnam. Banyak oleh oleh yang bisa kita jumpai disini. Dari mulai Kartu pos, gantungan kunci, kopi Vietnam dan banyak lagi.   

Saigon Central Post Office

3. Menyaksikan keindahan Basilika Notre-Dame Saigon

Basilika Notre Dame Saigon

Berkunjung ke Ho Chi Minh City, jangan lupa mengunjungi landmark paling iconik di kota ini. Bernama Basilika Notre Dame Saigon atau yang secara resmi bernama Basilika Bunda Konsepsi Imakualata, adalah sebuah katedral yang terletak berseberangan dengan Saigon Central Post Office. Bangunan indah yang satu ini dibangun antara tahun 1863 dan 1880.


4. Mengunjungi Diamond Plaza

Diamond Plaza

Selesai menikmati keindahan Basilika Notre Dame Saigon, kami mengunjungi Diamond Plaza. Diamon Plaza terletak tidak jauh dari Saigon Central Post Office dan Basilika Dame Saigon kita hanya cukup berjalan menyeberangi jalan dari Saigon Central Post Office saja, maka kita akan sampai di Diamon Plaza. 

Mengingat perjalanan kami masih jauh dan harus mengunjungi beberapa kota lagi di Vietnam. Tak banyak yang bisa kami lakukan di plaza ini. Dengan alasan menghemat biaya kami hanya mengelilingi beberapa saat di dalam plaza dan memutuskan untuk keluar kembali.

5. Menikmati keindahan taman kota di Ho Chi Minh City

Salah Satu taman di Tengah Kota Ho Chi Minh City 

Hal yang saya sukai di Ho Chi Minh City  adalah taman taman kotanya yang indah. Banyak sekali taman taman kota yang besar dan rindang. Ditutupi dengan pohon-pohon besar sehingga kita nyaman berada di bawahnya. 

Selesai mengunjungi Diamond Plaza kami memanfaatkan sisa waktu yang ada untuk santai dengan suasana nyaman di salah satu taman kota di Ho Chi Minh City. Meski pun taman ini berada di pusat kota yang ramai. Kami tetap asik duduk dan menikmati keindahan kota dari taman taman ini. Melihat beberapa orang berjalan mengelilingi taman, melihat orang tua, melihat anak anak bermain dengan senangnya dan banyak lagi.

Selesai menikmati kota dari taman taman Ho Chi Minh City. Kami memutuskan untuk mencari taxi dan memesannya untuk kembali pulang ke hotel. Selanjutnya kami di antar menuju bandara oleh petugas hotel dan melanjutkan perjalanan meuju Da Nang.

Note :

1.  Di Ho Chi Minh City, kami menginap di Hotel Venus
2. Transportasi yang kami gunakan selain fasilitas antar jemput hotel adalah memesan taxi dari aplikasi Grab.
3. Mata uang yang digunakan selama di Vietnam adalah Dong Vietnam. 100 Dong sekitar kurang lebih 60.000 ribu rupiah.






Jumat, 03 Agustus 2018

PENGALAMAN PERTAMA TERBANG BERSAMA VIETNAM AIRLINES

Agustus 03, 2018 31
PENGALAMAN PERTAMA TERBANG BERSAMA VIETNAM AIRLINES

Pengalaman pertama terbang bersama Vietnam Airlines

Akhirnya saya sampai di KLIA tepat waktu. Sebelumnya perjalanan saya untuk sampai ke KLIA dari Batam sudah saya tulis di Perjalanan dari Batam menuju ke Vietnam melalui KLIA Malaysia.

Tepat jam 08.00 malam pesawat saya take off dari Bandara International Kuala Lumpur Malaysia menuju Tan Son Nhat -  Ho Chi Minh City, Vietnam. Kali ini saya berangkat menggunakan Vietnam Airlines. Ini menjadi pengalaman pertama saya terbang bersama Vietnam Airlines. Setelah terbang bersama Vietnam Airlines, saya ingin berbagi pengalaman serta kesan saya selama terbang bersama Vietnam Airlines dari Kuala Lumpur Malaysia menuju Ho Chi Minh City , Vietnam. Berikut adalah pengalaman saya terbang bersama Vietnam Airlines

1. Nyaman

Terbang bersama Vietnam Airlines saya merasa nyaman. Kru dan Pramugari Vietnam Airlines ramah banget. Tempat duduk nyaman, dengan layar semacam TV mini di atas kepala yang menyiarkan informasi mengenai cara menggunakan alat keselamatan dan informasi mengenai pesawat dan objek objek wisata terkenal yang ada di Vietnam.

Suasana di dalam pesawat Vietnam Airline 
2. Banyak Makananya

Ini yang bikin saya suka kalau terbang antar Negara. Padahal jarak yang ditempuh tidak terlalu jauh, Cuma berkisar 1 jam saja. Tapi makanan yang disajikan Vietnam Airlines lumayan banyak. Kita bebas memilih makanan yang berbahan daging seperti sapi, ikan ataupun ayam. Lalu ditambah pudding dan saya sempatkan mencoba Kopi Vietnam dari Vietnam Airlines. Mengingat kopi Vietnam sangat terkenal, setidaknya saya pernah mencoba menikmatinya selama terbang bersama Vietnam Airlines.

Makanan yang di kasi pada saat penerbangan KLIA ke Tan Son Nhat

3. Tepat Waktu

Setelah saya terbang dari Kuala Lumpur menuju Ho chi Minh City menggunakan Vietnam Airlines. Saya masih melajutkan perjalanan di 2 Provinsi lagi di Vietnam dengan masih menggunakan Vietnam Airlines. Saya melanjutkan perjalanan ke Provinsi Danang dan Ibu Kota Vietnam yaitu Hanoi.  Saya menggunakan Vietnam Airlines karena menurut saya Vietnam Airlines Ini tepat waktu. Selain nyaman, jadi saya senang terbang bersama Vietnam Airlines karena tepat waktu.

Mecoba Kopi Vietnam pada saat penerbangan dengan Vietnam Airline
Nah itu sedikit pengalaman saya terbang bersama Vietnam Airlines. Tulisan ini saya buat karena saya merasa nyaman terbang bersama Vietnam Airlines. Semoga tulisan ini bisa menambah referensi teman-teman  yang bingung memilih maskapai penerbangan. Dan ingin mencoba terbang bersama Vietnam Airlines.

Selasa, 31 Juli 2018

PANTAI ELYORA - PANTAI PASIR PUTIH DI UJUNG JEMBATAN 6 BARELANG

Juli 31, 2018 21
PANTAI ELYORA - PANTAI PASIR PUTIH DI UJUNG JEMBATAN 6 BARELANG
Pantai Elyora

Ada satu lagi pantai yang menurut saya cocok untuk melepas penat dengan kesibukan kerja di Kota Batam. Pantai ini juga lumayan bersih dan mempunyai fasilitas yang lumayan lengkap.  Ada gazebo di pinggir pantai, ruang semacam aula atau basecamp yang lumayan. Toilet yang memadai, dan lokasi parkir mobil dan motor yang luas. Jadi cocok buat kamu yang mau santai seharian di pantai atau melakukan aktifitas seperti kamping bersama teman teman atau keluarga di malam hari.
Gazebo Pantai Elyora
Struktur pasir di pantai Elyora berstruktur lembut dan putih. bibir pantai tidak terlalu lebar tapi membentuk busungan pasir putih di depan pantai yang lumayan luas hingga kelaut. Jadi jika air surut. Kalian akan dapati bentangan pasir putih yang bersih.

Pantai Elyora
Tempat Semacam Basecamp di Pantai Elyora
Pantai Elyora
Lahan Parkir di Pantai Elyora
LETAK PANTAI ELYORA

Pantai Elyora terletak di Barelang ujung. Sebelah kiri jalan setelah dermaga Pulau Labun, Kepri Coral, Dermaga PT. Pari dan tak begitu jauh  dengan patai Tegar Putri. Tepatnya setelah pantai Tegar Putri, kita akan mendapati plang bertuliskan Pantai Elyora.

Petunjuk arah masuk di Pantai Elyora
CARA SAMPAI KE PANTAI ELYORA

Tidak ada angkutan umum untuk sampai ke Pantai Elyora ini. Jadi kalian harus membawa kendaraan sendiri atau menyewa untuk sampai ke lokasi Pantai ini.

AKTIFITAS YANG BISA DILAKUKAN DI PANTAI INI SELAIN MENIKMATI KEINDAHAN PANTAI

- Berenang
- Bermain Banana boat
- Kemping

NOTE

Biaya masuk                       Rp. 10.000.-
Sewa Gazebo                      Rp. 50.000.-
Biaya Bilas / Mandi            Rp. 5.000.-
Buang Air Kecil/Besar        Rp. 2.500.-          

Tiket masuk Pantai Elyora
Toilet di Pantai Elyora



  

Jumat, 27 Juli 2018

PERJALANAN DARI BATAM MENUJU KE VIETNAM MELALUI KLIA MALAYSIA

Juli 27, 2018 16
PERJALANAN DARI BATAM MENUJU KE VIETNAM MELALUI KLIA MALAYSIA

Kuala Lumpur International Airport
Pagi ini saya bangun agak tergesa gesa. Wajar saja, jam dinding di kamar saya sudah menunjukan pukul 5 pagi. Sementara saya pukul 6.30 pagi harus berangkat ke Johor Baru Malaysia. Dari Johor Baru saya akan melanjutkan perjalanan menuju KL atau Kuala Lumpur. Dari Kuala Lumpur saya akan terbang menuju Vietnam.

Di Vietnam, kota pertama yang saya datangi adalah Ho Chi Minh City, salah satu Provinsi di negara tersebut. Ho Chi Minh City merupakan Kota terbesar di Vietnam. Kota Ho Chi Minh lebih besar dari ibu kota Vietnam itu sendiri, yaitu Hanoi. 

Selesai mandi saya langsung menghubungi Taxi menggunakan aplikasi gocar sembil merapikan muatan barang bawaan di dalam tas. Sepertinya supir gocar kali ini belum begitu familiar dengan alamat rumah tempat saya tinggal. Sehingga ia harus beberapa kali menghubungi saya untuk mendapatkan informasi yang lebih jelas. Semetara saya, harus secepatnya sampai ke Pelabuhan International Batam Center untuk memulai perjalanan pertama saya menuju Vietnam.

Pelabuhan International Batam Center

Sampai di Pelabuhan Internatonal Batam Center waktu sudah menunjukkan pukul  6.15 Menit pagi. Untung saja saya dan teman saya  sudah melakukan check in pejalanan Batam-Johor terlebih dahulu siang kemarin. Sehingga kami sudah tidak perlu lagi melakukan check in pagi ini. 

Keadaan Pelabuhan International Batam Center pagi ini lumayan padat. Kami harus antri panjang karena berbarengan dengan penumpang lainnya yang akan berangkat ke Singapura.  Gak lama antri, saya melihat salah seorang teman dari komunitas Blogger Kepri yang sedang antri. Syafik Hidayat Taplin namanya, biasanya saya cukup memanggil dengan panggilan Taplin saja. Ternyata Taplin ini akan pergi ke Singapura pagi ini. Seolah Dewi fortuna turun di pagi hari, kami bergegas memotong antrian sambil berkata " kami sedang menuju teman yang sudah terlebih awal antri di depan sana sambil berdialog jauh dengan Taplin -____- "

Dengan adanya Taplin di ruang antrian, akhirnya saya dan teman saya tepat waktu masuk kedalam kapal menuju Johor Baru. Kapal berangkat pukul 6.43 menit waktu Batam.

Foto bareng Taplin Sebelum Berangkat

Sampai Di Johor Baru

Perjalanan berlanjut setelah saya sampai di Johor Baru. Dari pelabuhan Setulang Laut Johor Baru, perjalanan saya lanjutkan menuju Stasiun Larkin Johor Baru. Sampai di Stasiun Larkin pukul 10.45 Menit Waktu Malaysia. Kami mulai mencari tiket Bus menuju Kuala Lumpur di outlet outlet yang ada di Stasiun Larkin Johor Baru. Banyak sekali calo tiket yang berjaga di stasiun sini. Jadi buat kalian yang akan membeli tiket di Stasiun Larkin harus berhati-hati ya. Usahakan cari tiket yang tersedia di setiap outlet outlet yang ada terlebih dahulu.

Singkat cerita, Kami mendapat tiket bus Johor Baru ke Kuala Lumpur pukul 11.15 siang waktu Malaysia seharga 34 Ringgit. Bus berangkat menuju Kuala Lumpur pukul 11.22 Menit. Perjalanan kali ini menuju Kuala lumpur sedikit lambat. Mungkin karna kami berangkat disiang hari, sehingga jalur jalan raya sedikit ramai. Belum lagi Bus berhenti di beberapa tempat sebelum sampai di Kuala Lumpur.

Stasiun Larkin Johor Baru

Sampai Di Kuala Lumpur

Kami sampai di Kuala Lumpur pukul 18.15 Menit waktu Malaysia. Kami harus bergegas mencari Taxi untuk sampai ke KLIA atau Kuala Lumpur International Airport. Mengingat pesawat Kami dari KLIA menuju Ho Chi Minh City Pukul 8 malam. Belum lagi proses antri dan Check in oleh petugas yang kadang banyak bertanya karena kita akan keluar mereka dan akan pergi ke negara lain.

Menuju KLIA Ekspres
Berjalan beberapa meter dari Terminal Bersepadu Selatan atau TBS. Saya sempatkan bertanya kepada seorang yang sedang beristirahat mengenai Taxi yang bisa mengantarkan kami ke KLIA. Ternayata saya bertanya dengan orang yang tepat.Beliau menyarankan kami untuk menaiki KLIA Exspres saja agar sampai ke KLIA dengan cepat seharga 35 ringgit Malaysia dan mengantarkan saya ke Loket pembayarannya langsung. Wah tampat fikir panjang kami mengucapkan terima kasih dan langsung membeli tiket dan langsung berjalan menuju ruang tunggu untuk segera berangkat menuju KLIA degan menggunakan KLIA Ekspres.

Berada di dalam KLIA Expres
Sesampainya di KLIA

Sesampainya ke KLIA kami bergegas menuju loket Check in Vietnam Airline. Benar saya, petugas Check in Vietnam Airlines malah meminta visa seolah tidak tahu kalau berkunjung ke semua negara ASEAN untuk paspor Indonesia  atau paspor negara ASEAN lainya sudah tidak mengunakan Visa termasuk ke Vietnam. Setelah berdialog dengan teman saya dan menujukan semua tiket yang kami miliki. Petugas baru memproses dan sedikit bergurau lucu seolah tak mengerti dan seolah menarik perhatian kami kembali.

Kuala Lumpur International Airport
Selesai semua proses Check in, Cop Paspor, pemeriksaan barang bawaan, akhirnya kami berangkat ke Vietnam tepat waktu pukul 8.00 PM waktu Malaysia.

Note :
Waktu yang dibutuhkan untuk sampai ke KLIA dari Batam cukup menguras waktu diperjalanan. Sehingga saya menyarankan buat kalian yang akan berangkat  kemanapun melalui KLIA dari Batam. Untuk benar benar membuat perhitungan waktu yang tepat. Sehingga tidak ketinggalan Penerbangan dan sampai ke KLIA dengan tepat waktu.



Rabu, 18 Juli 2018

Cozy Capsule Hotel in Singapore Its CUBE Boutique Hotel Capsule Kampong Glam Bugis

Juli 18, 2018 26
Cozy Capsule Hotel in Singapore Its CUBE Boutique Hotel Capsule Kampong Glam Bugis
CUBE Boutique Hotel Capsule Kampong Glam Singapore

A new choice of good logding with strategic location and reasonable price, its CUBE Boutique Capsule Hotel. Under its signature CUBE brand, CUBE Boutique Capsule Hotel at Kampong Glam, is part of the expanding portfolio of hospitality real estate in Asia helmed by RB Hospitality.  Its location in the Kampong Glam Heritage Trail underscores the group’s premise for affordable, restored heritage accommodation located in popular conservation and cultural enclaves targeted at a new group of digitally-inclined, discerning travelers.
CUBE Boutique Hotel Capsule Kampong Glam Singapore

CUBE Boutique Capsule Hotel



Following the successful launch of its first capsule hotel in Chinatown in 2016, CUBE Boutique Capsule Hotel at Kampong Glam offers another 56 beds - a mix of singles and queens- each in its own cozy capsule.  Measuring 6 ft x 3 ft x 4ft for a single and 6 ft x 5 ft x 4 ft for a queen with plush mattresses and linen, each capsule is well designed to moderate its own temperature and air-flow; and solidly insulated to reduce ambient noise for a comfortable rest. Each unit is equipped with a universal electrical outlet, safe, mirror/vanity area, bedside light, a small space for hanging garments and a locker drawer with digital security for personal storage. Named after the neighboring streets, room configurations vary between two and 18 capsules. For an extra level of security and privacy, female travelers can choose to stay in the women-only rooms. The rooms are pleasantly shaded in soothing pine tones and sturdily sound proofed against the lively sounds of the vicinity. The bathrooms are spacious with standing showers, hairdryer and bath toiletries. Guests are provided with a dental kit, slippers and one towel, upon check-in and this is exchangeable daily. A washing machine with complimentary detergent is also available for guests while work desks are also provided for guests’ use.


Besides complimentary Wi-Fi, guests can also enjoy a daily breakfast showcasing local flavors in a relaxed communal dining area. Flanked by Yasu Japanese Grill and a host of food & beverage outlets including halal options, guests are spoilt for choice. Guests can also log onto the Dining Butler, a smartphone tech solution for food orders and delivery. Alfresco seats in the front provide a view of the colorful surrounds of Kampong Glam. Also located in the same lobby is the Singapore Visitor Centre offering tours to popular Singapore locations. Friendly and knowledgeable reception staff in smart uniforms are on hard to offer 24/7 service including insider tips on authentic local experiences.



Single Capsul
“Kampong Glam is chosen for its vibrancy, charm and rich heritage culture. In addition to the Sultan Mosque and the Malay Heritage Centre, there are a number of shops, cafes, restaurants and other bustling sites such as the hip Haji Lane. The  Bugis MRT Station is only a 5-minute walk away.” explained Sonia Anya Tay, Chief Operating Officer and Co-Founder.

CUBE Boutique Capsule Hotels are aimed squarely at savvy, sociable travelers, yearning for out of the ordinary accommodation in distinctive locales with  immersive cultural experiences.  CUBE has also attracted business travelers who appreciate the conveniences of capsule accommodation without burning a hole in their pockets.  By keeping the most essential hotel features such as daily housekeeping, 24-hour concierge, airport pickups, free Wi-Fi and breakfast, along with tech touches, the CUBE Hotel experience has endeared itself to such visitors without compromising on comfort. Guests can still indulge in a hotel stay, while relishing the cost savings that come with a capsule experience. Each capsule stay can range between S$50 and S$120 per night.

Queen Capsul

“Our guests are typically 18-35 years old global explorers including founders of new generation businesses and special interest groups. The positive interest shown in our properties has inspired us to create a new CUBE Capsule concept which we aim to open before the end of this year. This is very much in line with our vision to grow the number of CUBE Boutique Capsule Hotels to eight in Singapore in the next few years” added Ms. Tay.  

Since the launch of the CUBE brand, the group was awarded the Trip Advisor Certificate of Excellence for the Chinatown property as well as the ISO 9001:2015 certification in Project Management of Hotel Construction & Renovation and Provision of Hospitality Services

CUBE Boutique Capsule Hotels Singapore
54, 55, 56 Bussorah Street, Kampong Glam, Bugis, Singapore, Singapore, 199471
Phone : +65 6291 1696
Mail : reservationkg@cubestay.sg