zackamega.com: Around The World
Tampilkan postingan dengan label Around The World. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Around The World. Tampilkan semua postingan

Rabu, 24 Oktober 2018

Liburan Weekend kali ini di Hello Bintan Beach Cottages Bintan

Oktober 24, 2018 9
Liburan Weekend kali ini di Hello Bintan Beach Cottages Bintan
Hello Bintan Beach Cottages
Liburan kemarin saya dan teman-teman menghabiskan weekend di pulau Bintan. Pulau ini selalu saja membuat saya rindu untuk kembali. Suasananya yang asri, pohon kelapanya yang menjulang tinggi di tepian pantai, ataupun pantainya yang indah dan bersih dengan bebatuan besar yang menawan.

Bercerita mengenai liburan di pulau Bintan, pasti tidak bisa terlepaskan dengan penginapan selama liburan. Selama liburan weekend kemarin di pulau Bintan kami menginap di Hello Bintan Beach Cottages. Penginapan yang menurut saya perlu kalian coba bila bertandang ke pulau Bintan ini. Karena kenapa? simak alasan saya yang membuat kami akhirnya menginap di Hello Bintan Beach Cottages ini.

1. Cottages Dengan Bentuk Rumah Panggung Yang Nyaman

Hello Bintan Beach Cottages
Menginap di Hello Bintan Beach Cottages kita akan merasakan suasana pedesaan yang asri, menginap di rumah panggung dengan papan kayu sebagai dinding dan lantainya. Walaupun bentuk cottage sangat sederhana kita akan nyaman menginap di sini. Karena dilengkapi dengan ac, tv, alat untuk memasak air panas.


Hello Bintan Beach Cottages
Hello Bintan Beach Cottages ini memiliki 14 (empat belas) buah cottages dimana 7 cottage bertipe deluxe room, 5 cottages tipe family room, 1 (satu) buah cottage tipe terbuka yang bisa memuat hingga 8 (delapan) orang biasanya untuk para backpackers dan  1 (satu) cottage  VIP.

2. Cottages Dengan Pemandangan Sunrise Yang Menawan


Hello Bintan Beach Cottages
Jika menginap di Hello Bintan Beach Cottages, jangan mau ketinggalan pemandangan sunrise nya yang indah pada saat pagi hari. kita bisa melakukan kegiatan pagi hari di pasir pantai yang bersih dengan pemandangan sunrise yang menawan. 

3. Cottages Dengan Pasir Pantai Yang Bersih

Hello Bintan Beach Cottages

Di Hello Bintan Beach Cottages, kita bisa melakukan aktifitas di pantainya yang bersih. Baik itu berenang, jogging, atau melakukan aktifitas lainnya di sini. Karena pasir pantai di Hello Bintan Beach Cottages sangat bersih. 

4. Cottages Dengan Suasana Kampong Yang Nyaman

Hello Bintan Beach Cottages
Selain cottages nya yang bergaya rumah panggung seperti di kampung, suasananya juga sangat nyaman seperti sedang berada di perkampungan yang nyaman. Terdapat juga kolam renang yang nanti akan difungsikan di tengah-tengah cottages. Keren banget ya! 

5. Cottages dengan Menu Sarapan Pisang Goreng Sambal Roa Khas Manado


Hello Bintan Beach Cottages
Menginap di Hello Bintan Beach Cottages, kita akan disajikan dengan menu sarapan yang berbeda. Kecuali nasi goreng, otak-otak dan buah. Kita akan disajikan sebuah menu yang pas pertama kali saya coba rasanya sangat enak. Gurih! Bernama pisang goreng sambal roa khas Manado, membuat sarapan saya pagi itu berbeda. Kalian jangan lupa mencobanya ya!


Hello Bintan Beach Cottages
Nah, itu adalah alasan saya dan teman-teman menginap di Hello Bintan Beach Cottages weekend kemarin. Buat kalian yang bingung memilih penginapan di Bintan mungkin tulisan saya ini bisa menjadi referensi dan tidak ada salahnya mencoba untuk menginap di Hello Bintan Beach Cottages ini.



Hello Bintan Beach Cottages
Jalan Wisata Bahari KM 33, Gunung Kijang
Bintan, Kepulauan Riau, Indonesia 29151
Phone : +62 85212248822
Mail : sammuel@me.com

Minggu, 14 Oktober 2018

Asiknya Liburan di Nongsa Point Marina Batam

Oktober 14, 2018 8
Asiknya Liburan di Nongsa Point Marina  Batam
Nongsa Point Marina - Batam
Udara segar pagi ini di Kecamatan Nongsa, Batam, Kepulauan Riau. Hawanya sangat sejuk karena embun turun menyelimuti dedaunan disekitana Villa. Saya menyelusuri jalan menurun mengikuti alur tangga sehingga sampai di bibir pantai. Liburan weekend kali ini saya habiskan dengan berlibur di Nongsa Point Marina. 

Nongsa Point Marina terletak di Jalan Hang Lekiu KM. 4, Nongsa, Batam, Kepulauan Riau. Resort mewah ini bisa jadi pilihan kamu jika berlibur ke Batam dan sangat cocok buat kamu yang sangat senang dengan suasana sepi dan asri. Selain asri, buat kamu pencinta sunset. Penampakan sunset di Nongsa Point Marina ini sangat indah. Apalagi menikmati sunset ditepian pantai dengan latar belakang kapal-kapal yacht yang berjejer rapi ditepian pantai. Seakan menambahkan lagi suasanan yang berbeda jika berlibur ke sini. 

Nongsa Point Marina - Batam
Tidak hanya Villa, Nongsa Point Marina juga menyiapkan room hotel yang bisa kamu sewa jika berlibur ke sini. Kami memilih menyewa Villa pada saat berlibur ke Nongsa Point Marina ini. Villa yang kami pilih adalah jenis Chalet 3 kamar yang yang mempunyai fasilitas yang sangat lengkap. Mulai dari ruang tamu, meja makan yang besar, dapur dengan semua peralatan memasak, serta balkon villa yang sangat luas dengan pemandangan pantai dan pepohonan yang asri. 

Nongsa Point Marina - Batam
Pagi itu selesai menikmati kesejukan dan kesegaran udara pagi di bibir pantai Nongsa Point Marina, saya melanjutkan dengan menikmati sarapan di Selera Restoran yang ada di Nongsa Point Marina. Menu sarapan yang disajikan di Nongsa Point Marina sangat beragam. Banyak banget pilihannya. Selesai sarapan, saya bersama teman –teman memutuskan untuk berenang. Kolam renang yang ada di Nongsa Point marina ini sangat menarik untuk dicoba, dengan latar belakang villa dan pantai lengkap dengan pemandangan kapal-kapal yacht yang indah menambahkan lagi suasana liburan yang menyenangkan.

Nongsa Point Marina - Batam

Nongsa Point Marina - Batam
Nongsa Point Marina adalah sebuah resort di bawah payung Nongsa Resort Group. Resort ini didesain dengan sentuhan-sentuhan mediterania yang dibangun di teluk alami di wilayah Nongsa. Sehingga selesai berenang saya tidak ingin ketinggalan untuk berfoto disekitaran Villa dan Resort. 

Nongsa Point Marina - Batam

Nongsa Point Marina - Batam
Tak terasa waktu yang berjalan begitu cepat, kami pun harus check out dan meninggalkan Nongsa Point Marina. Pengalaman saya selama liburan di Nongsa Point Marina ini sangat berkesan. Bisa berkumpul bersama teman-teman di sebuah resort asri begaya mediterania ini sangatlah menyenangkan.

Nongsa Point Marina & Resort
JL Hang Lekiu, Sambau, Nongsa
Kota Batam, Kepulauan Riau 29466
Telepon : (0778) 761333



Selasa, 28 Agustus 2018

BINGUNG TRAVELING KE PEKANBARU? INI TEMPAT-TEMPAT YANG BISA MENJADI REFERENSI BUAT KAMU!

Agustus 28, 2018 21
BINGUNG TRAVELING KE PEKANBARU? INI TEMPAT-TEMPAT YANG BISA MENJADI REFERENSI BUAT KAMU!

Traveling ke Pekanbaru
Bingung dengan liburan kali ini, akhirnya saya memutuskan untuk pergi mengunjungi Kota Pekanbaru. Sebenarnya kota ini tidak pernah masuk dalam list kota yang akan saya kunjungi di daftar list buku traveling yang saya miliki. Apa lagi mendengar beberapa ucapan dari teman-teman yang pernah ke Pekanbaru sebelumnya “Akh, Pekanbaru itu gak ada apa-apanya, ngapain kamu ke Pekanbaru? Sudahlah main ke tempat lain saja, masih banyak kok tempat-tempat bagus di Indonesia ini!”

Stop!! Berhentilah mendengarkan kata-kata temanmu. Mencari referensi boleh, tapi rubahlah pola pikirmu. Bukankah setiap orang mempunyai selera yang berbeda-beda? Begitu juga dengan selera traveling. Traveling itu bukan hanya mengunjungi tempat-tempat yang alamnya indah saja. Menyatu dengan budaya lokal itu asik, menikmati kuliner di suatu tempat baru itu enak. Nikmatilah setiap perjalananmu. Maka kita akan mendapatkan sesuatu yang belum kita jumpai di tempat lain sebelumnya.

Berbekal dengan pemikiran itu akhirnya saya berangkat menuju Pekanbaru. Ini adalah pengalaman pertama saya mengunjungi kota ini. Kesan pertama saya pada saat sampai di Kota Pekanbaru adalah bersih, ya kota ini lumayan bersih, tata kotanya juga indah.

3 hari berada di Pekanbaru saya akan menceritakan perjalanan saya dan mengunjungi tempat-tempat mana saja selama saya berada di kota ini.

Berikut adalah tempat-tempat yang saya kunjungi selama berada di Pekanbaru. 

1. Menikmati Sunset di Masjid An Nur Pekanbaru

Masjid An Nur Pekanbaru
Saya sampai di Pekanbaru pukul 3 (tiga) sore. Sesampainya di Pekanbaru hal yang pertama yang saya lakukan adalah menghubungi Pak Samosir. Beliau adalah orang yang akan menyewakan motornya kepada saya selama saya berada di kota ini. Saya memutuskan menyewa sepeda motor selama saya berada di Pekanbaru agar saya lebih bebas mengelilingi Kota Pekanbaru tanpa harus merepotkan orang lain. Lagi pula biaya penyewaan motor di kota ini tidaklah begitu mahal. Hanya 130ribu rupiah kita bisa menggunakan motor selama 24 jam.
Pak Samosir sedikit lamban waktu itu, saya harus menunggunya di salah satu restoran cepat saji yang ada di BandaraSultan Syarif Kasim II.

Sembari memesan makanan yang ada di Bandara Sultan Syarif Kasim II, saya mengotak atik keypad handphone berkomunikasi dengan Pak Samosir. Satu jam berlalu akhirnya saya berjumpa juga dengan Pak Samosir. Ternyata penyewaan motor di Pekanbaru tidak boleh serah terima motor di dalam Bandara Sultan Syarif Kasim II. Hal ini dikarenakan agar mereka tidak bentrok dengan Taxi pangkalan yang ada di bandara. Jadi saya harus berjalan menuju gerbang masuk bandara beberapa meter dan selanjutnya barulah saya bisa bertemu dengan Pak Samosir.

Selesai persyaratan administrasi dan membayar uang sewa dimuka, akhirnya saya bisa melaju mengendarai sepeda motor ke Jalan Raya Pekanbaru. Tempat pertama yang saya kunjungi di Pekanbaru adalah Masjid An Nur. Mendengar cerita dan melihat gambar di Instagram masjid ini sangat indah. Apalagi kalau sore hari, kita bisa melihat sunset yang perlahan tenggelam dari celah-celah kubah masjid yang indah.

Masjid An Nur Pekanbaru
Masjid An Nur adalah masjid terbesar yang ada di Pekanbaru. Masjid ini terletak di pusat kota ini. Struktur masjid ini menurut saya seperti istana di film Aladdin. Kubahnya sangat besar, sangat menarik di mata saya. Banyak yang menyamakan masjid ini dengan bentuk TajMahal yang ada di India. Mungkin melihat kolam dan empat menaranya yang indah, sehingga sekilas masjid ini memang sedikit menyerupai bangunan bersejarah Taj Mahal.

Selain fungsi utamanya sebagai tempat beribadah umat Muslim, di halaman masjid banyak aktivitas yang bisa dilakukan menjelang sore hari.Menikmati sore hari di kawasan masjid paling indah di Pekanbaru ini memang sangat asik. Ada yang jogging, bermain bola ataupun duduk manis sembari menikmati matahari tenggelam hingga menunggu azan magrib berkumandang.

2. Makan Malam di Mal SKA Pekanbaru

Mal SKA Pekanbaru
Puas dengan keindahan Masjid An Nur di sore hari, Saya melanjutkan perjalanan ke Mal paling besar di kota ini. Namanya Mal SKA. Mal ini terletak di Jalan Tuanku Tambusai Pekanbaru.Sesampainya di mal ini perut saya pun sudah mulai mengeluarkan tanda-tanda kelaparan. Selesai mengelilingi beberapa tempat yang ada di Mal SKA ini, selera saya jatuh di Pepper Lunch salah satu restoran masakan Jepang yang ada mal ini.

Mencoba salah satu menu di Pepper Lunch


3. Wisata ke Siak Sri Indrapura

Istana Siak Sri Indrapura
Keesokan harinya saya memutuskan untuk berwisata ke Siak Sri Indrapura. Siak adalah salah satu kabupaten yang ada di Pekanbaru. Kabupaten Siak berjarak kurang lebih 100 km dari pusat Kota Pekanbaru. Dengan jarak kurang lebih 100 km Siak-Pekanbaru bisa ditempuh dalam waktu tempuh sekitar 2 jam mengunakan sepeda motor atau mobil.

Saya menuju Siak pukul 8.30 pagi. Berbekal aplikasi Google Maps akhirnya saya melaju menelusuri jalan raya Pekanbaru menuju Siak.Ada kesalahan di aplikasi google maps di handphone saya kali itu. Ternyata jalur menuju Siak belum ter-update sepenuhnya, sehingga saya harus memutar tujuan karena jalan pintas ke Siak sudah tertutup portal. Saya sempatkan menanyakan perihal kenapa rute ini ditutup portal kepada salah satu petugas yang berjaga tidak jauh dari lokasi. Setelah bertanya akhirnya saya mengetahui perihal tutupnya jalur ini, ternyata jalan ini sudah ditutup beberapa bulan lalu oleh pihak pabrik pemilik lahan, mereka tidak membolehkan melintasi jalan ini lagi karena memasuki kawasan mereka.

Sedikit kecewa saya pun melanjutkan perjalanan menuju Siak. Saya sampai di Siak Sri Indrapura pukul 11.00 siang.  Hal ini dikarenakan karena saya harus berbelok kembali mengikuti rute lama. Jalan menuju Siak masih tergolong baik, hanya saja kita harus tetap berhati hati karena rutenya yang berlika-liku terhadap kendaraan besar yang berlawanan arah.
Memasuki Kabupaten Siak, saya terkagum-kagum dengan tata taman-taman jalannya yang rapi, bersih dan jauh dari kata kotor. Ditambah lagi Jembatan Siak yang terlihat megah dan indah. Hal ini membuat saya berhenti sejenak dan mengabadikannya dengan kamera.

Berkunjung ke Kabupaten Siak bisa jadi alternatif kita bila berkunjung ke Pekanbaru. Karena kota ini sangat bersejarah dan masih terjaga sampai saat ini. Seperti masjid dan barang barang peninggalan raja raja dahulu yang masih terawat dengan baik.

Bila ke Siak jangan lupa mengunjungi istana paling fenomenal di Pekanbaru bahkan di Indonesia. Ya, Istana Siak, istana ini masih berdiri kokoh sejak dibangun pada tahun 1889 pada masa pemerintahan Sultan Syarif Hasyim. Di dalam istana, kita bisa melihat kemegahan Kerajaan Siak pada masanya. Di sini kita juga bisa mendengar langsung cerita sejarah Kerajaan Siak termasuk silsilah sultan-sultannya yang masih berkaitan dengan Kesultanan Malaysia.

Jalan-jalan di sekitaran Istana Siak Sri Indrapura
Penat mengelilingi keindahan Istana Siak, saya mencoba menikmati jajanan serta oleh oleh yang dijual tidak jauh dari halaman Istana Siak. Ada dodol buah, martabak mesir, air tebu dan banyak lagi pilihan makanan yang bisa kita jumpai di sini. Saya mencoba dodol buah yang dijual di taman ini. Selesai memborong dodol dan menikmati beberapa jajanan dan makan siang di sekitaran Istana Siak. Perjalanan saya berlanjut menuju Kelenteng Hock Siu Kiong. Kelenteng Hock Siu Kiong merupakan kelenteng tertua yang ada di Kabupaten Siak. Usianya mencapai 140 tahun. Kelenteng ini terletak beberapa meter dari Istana Siak dan masuk dalam kawasan pecinaan atau bangunan merah Siak Sri Indrapura. Kelenteng ini sangat indah, warna merahnya membuat saya ingin berfoto beberapa kali di tempat ini. Sampai waktu mengantarkan saya ketempat berikutnya.

Kelenteng Hock Siu Kiong

4. Menikmati Malam Minggu di RTH Putri Kaca Mayang, dan Pasar Malam Pepaya

Lelah dengan perjalanan Pekanbaru - Siak saya tetap tidak mau ketinggalan malam mingguan di Kota Pekanbaru. Selesai beres-beres mandi dan rapi saya melanjutkan perjalanansaya  menuju RTH Putri Kaca Mayang dan berbelanja di Pasar Malam Pepaya.

Malam mingguan di RTH Putri Kaca Mayang seakan menyempurnakan malam mingguan saya di kota ini. Banyak hal yang bisa saya jumpai di sini. Selain berbelanja jajanan yang beraneka ragam, kita juga bisa menikmati permainan-permainan yang bisa kita coba di wilayah taman ini. Salah satunya yang sempat membuat saya terpancing adalah menangkap lele-lele di Tangguk Lele Zaman Now.

Kedengeran dari namanya saya memang sedikit menertawainya di dalam hati, tapi setelah melihat anak anak sangat tertarik dengan permainan ini saya pun terpancing untuk mencobanya. Sayang keinginan saya untuk mencoba permainan Lele Zaman Now dikalahkan dengan secorong es krim cokelat strawberry. Alhasil saya hanya menikmati secorong es krim cokelat strawberry sambil menikmati pemandangan malam di RTH Putri Kaca Mayang ini.

RTH Putri Kacang Mayang

Selesai mencoba beberapa jajanan yang ada di RTH Putri Kaca Mayang, saya melanjutkan perjalanan menuju pasar malam pepaya. Pasar Malam Pepaya ini tidak jauh berbeda dengan RTH Kacang Mayang. Hanya saja di Pasar Malam Pepaya ini lebih banyak menjual pakaian, sepatu, dan aksesoris dengan beraneka ragam.

Belanja di Pasar Malam Pepaya - Pekanbaru

 
5. Mengunjungi Danau Buatan Lembah Sari

Danau Buatan Lembah Sari - Pekanbaru
Hari ketiga di Pekanbaru saya melanjutkan perjalanan ke danau Buatan Lembah Sari Pekanbaru. Info Danau ini saya dapatkan setelah membaca beberapa tulisan mengenai Pekanbaru. Danau Buatan Lembah Sari terletak 10 km dari pusat Kota Pekanbaru. Untuk sampai ke danau buatan ini tidaklah sulit. Kita bisa mengendarai motor atau mobil sekitar 20 menit dari pusat kota.

Biaya masuk ke Danau Lembah Sari sebesar 20 ribu rupiah. Sayang, danau ini kini tidak begitu terawat lagi. Beberapa tempat yang saya kunjungi ditempat ini sangat kotor. Bahkan sangat banyak anjing yang berkeliaran di sekitar danau. Tak banyak yang bisa saya lakukan di sini saya pun memutuskan untuk pindah ketempat lain.  


6. Belanja Oleh-oleh di Pasar Bawah Pekanbaru

Pasar Bawah - Pekanbaru
Kecewa dengan Danau Buatan Lembah Sari, saya melanjutkan perjalanan menuju pasar bawah Pekanbaru. Kabar yang saya terima di pasar ini banyak sekali dijualnya oleh-oleh yang bisa kita bawa pulang. Mendengar kabar itu saya sudah tidak sabar lagi ingin berbelanja oleh-oleh yang akan saya bawa pulang di sini.

Benar saja, banyak sekali yang bisa saya beli sebagai oleh-oleh di Pasar Bawah Pekanbaru ini. Ada gantungan kunci, berbagai macam kain songket khas Pekanbaru, keripik, dan beraneka makanan yang diolah dan dikemas sehingga menarik perhatian saya selama di Pasar Bawah ini.  

Berbelanja Oleh-oleh di Pasar Bawah - Pekanbaru


7. Menikmati Suasana di Tempat Wisata Alam Mayang

Taman Wisata Alam Mayang - Pekanbaru
Selesai berbelanja oleh-oleh, saya melaju menuju destinasi terakhir wisata saya di Pekanbaru. Kali ini perjalanan saya menuju Tempat Wisata Alam Mayang Pekanbaru.

Wisata Alam Mayang ini sangat menarik. Lokasinya di tengah kota Pekanbaru dan sangat mudah ditemui. Di tempat ini juga banyak sekali wahana permainan yang bisa kita coba. Mulai dari kereta naga, sepeda air, bombom car, ATV,safari train dan banyak lagi.

Mencoba salah satu permainan di Taman Wisata Alam Mayang - Pekanbaru
Saya tidak luput mencoba salah satu wahana air yang ada di tempat ini. Selesai menghabiskan waktu dan mencoba beberapa wahana yang ada di Alam Mayang Pekanbaru. Saya memutuskan untuk pulang menuju bandara. Dan selanjutnya kembali ke Batam

Penginapan

Berbicara mengenai traveling, salah satu hal yang paling penting dalam traveling adalah penginapan. Begitu juga dengan perjalanan saya ke Pekanbaru kali ini. Saya akan mencari hotel jauh-jauh hari sebelum saya sampai di suatu tempat. Tentu saja hotel yang cari sesuai dengan kriteria dan kemampuan saya.

Setelah menyeleksi beberapa hotel yang ada di Pekanbaru, akhirnya pilihan saya jatuh kepada Amaris Hotel Pekanbaru sebagai penginapan saya selama di kota ini.

Hotel ini saya pesan melalui santika.com. kenapa saya memilih memesannya melalui santika.com? Karena santika.com selalu memberikan harga terbaik dibandingkan platform manapun. Kenapa saya memilih Amaris Hotel Pekanbaru ? Berikut sedikit ulasan saya mengenai Hotel ini.


1. Letaknya Strategis


Amaris Hotel Pekanbaru
Ini bukan kali pertama saya menginap di Amaris Hotel yang ada di Indonesia. Sebelumnya saya juga pernah menginap di Amaris Hotel yang ada di Batam. Menurut saya Amaris Hotel selalu dibangun di tempat tempat yang sangat strategis. Dekat dengan pusat perbelanjaan dan icon menarik di sebuah kota.Begitu juga dengan Amaris Hotel Pekanbaru ini. Lokasinya sangat dekat dengan masjid paling iconic di Pekanbaru. yaitu Masjid An Nur. Sehingga memudahkan saya untuk berkunjung ke masjid ini. Selain letaknya yang sangat dekat dengan Masjid An Nur, Amaris Hotel Pekanbaru ini juga sangat dekat dengan tempat tempat perbelanjaan. Jadi selama di hotel ini saya tidak perlu takut keluar pada malam hari. Karena di sekitar hotel masih ramai orang orang yang berjualan.

2. Kamarnya Bersih Dengan Desain Minimalis Yang Nyaman


Kamar Amaris Hotel Pekanbaru
Yang kedua kenapa saya memilih menginap di AmarisHotel Pekanbaru adalah kamarnya yang bersih. Desain kamarnya juga sangat cocok dengan selera saya. Tidak besar tapi tidak juga kecil. Semua perabotan tersusun dengan rapi. Setiap kamar di Amaris Hotel Pekanbaru berdesain interior minimalis.

Oh iya, jumlah kamar di Amaris hotel Pekanbaru lumayan banyak lo. Berjumlah 99 kamar. Dan ternyata hotel ini sudah berdiri sejak 2010 di Pekanbaru. Keren banget kan.

3. Sarapan dengan Menu 100 % Indonesia Banget

Biasanya saya sangat sulit menyesuaikan selera bila berpergian kemana-mana.Apa lagi menu yang disajikan hotel kadang tidak sesuai dengan lidah saya. Tapi ini tidak berlaku buat Amaris hotel Pekanbaru.Di Amaris Hotel Pekanbaru semua sarapan yang disajikan saya bisa melahapnya, asal kuat di perut saya saja untuk menampungnya.


Sarapan di Amaris Hotel Pekanbaru
Kenapa saya sangat senang dengan sarapan di Amaris Hotel Pekanbaru? Karena menu sarapannya yang disajikan Amaris Hotel Pekanbaru adalah 100 % Indonesia banget. Ada bubur ayam, nasi goreng, roti bakar, lontong medan dan banyak lagi menu-menu Indonesia yang disajikan di sini.

4. Mempunyai 4 Ruang Pertemuan

Biasanya buat seorang traveling info ruang pertemuan tidaklah begitu penting. Namun karena keisengan saya menanyakan beberapa pertanyaan ke resepsionisapa salahnya kalau saya juga memasuki informasi ini kedalam tulisan saya supaya pembaca tahu bahwa Amaris Hotel Pekanbaru ini juga mempunyai 4 ruang pertemuan. Jadi jika teman teman yang ada di Pekanbaru mau melakukan meeting atau pertemuan lainya bisa di coba ruang pertemuan di Amaris Hotel Pekanbaru ini.

Oh iya, Amaris Hotel Pekanbaru juga menyediakan free drop and pick up buat tamu yang datang lo. Jadi jangan kawatir kalau kamu tidak punya kendaraan jika menginap di hotel ini.Gimana? Keren banget kan Amais Hotel Pekanbaru ini. Kalau kalian ke Pekanbaru semoga tulisan saya ini bisa menambah referensi kalian dalam mencari tempat liburan selama di Pekanbaru dan memilih penginapannya ya.





AMARIS HOTEL PEKANBARU
Alamat : Jl. K.H. Wahid Hasyim No. 30 (Pinang Sebatang), Pekanbaru 28133
Telepon : +62-761-856-111
E-mail :Pekanbaru@amarishotel.com



Jumat, 10 Agustus 2018

18 Jam Berada di Ho Chi Minh City Vietnam, Ini Hal-hal Yang Bisa Saya Lakukan

Agustus 10, 2018 17
18 Jam Berada di Ho Chi Minh City Vietnam, Ini Hal-hal Yang Bisa Saya Lakukan


Saigon Central Post Office, Ho Vhi Minh City, Vietnam

Saya sampai di Bandara International Tan Son Nhat, Ho Chi Minh City dari KLIA Malaysia pukul 9.00 malam waktu Vietnam. Waktu di Vietnam tidak berbeda dengan waktu di Indonesia bagian barat. 

Ini adalah kali pertama saya dan teman saya berkunjung ke Ho Chi Minh City Vietnam. Karena ini kali pertama kami dan mengingat waktu sampai ke Ho Chi Minh City sudah larut malam. Kami memutuskan untuk mencari penginapan melalui salah satu aplikasi di handphone dengan fasilitas antar jemput ke Bandara saja. 

Penginapan ini kami pesan beberapa hari lalu sebelum sampai di Vietnam.  

Tak lama berdiri menunggu jemputan di bandara Tan Son Nhat, kami pun dijemput petugas hotel dengan mengendarai mobil Fortuner berwarna hitam dan selanjutnya menuju hotel tempat dimana kami menginap. Besok kami akan melanjutkan perjalanan kembali menuju Da Nang pukul 4 sore. 

Da Nang adalah salah satu kota terbesar di Vietnam. Jadi saya dan teman saya hanya mempunyai waktu sekitar kurang lebih 18 jam untuk menikmati Ho Chi Minh City ini sebelum terbang menuju Da Nang lagi. 

18 jam berada di Ho Chi Min City banyak hal yang bisa kami lakukan di sini.  Berikut hal hal yang sempat kami lakukan pada saat berada di Ho chi Minh City Vietnam selama kurang lebih 18 jam.

1. Menikmati Pho, Mie khas Vietnam

Pho adalah makana mie  yang sangat sering kita jumpai jika berkunjung ke Vietnam. Hampir di sepanjang jalan menuju hotel kami menjumpai Pho yang dijual di sepanjang jalan. Pho di Vietnam biasanya berbahan mie dan ditaburi potongan daging sapi. 

Sekilas bentuknya sangat mirip dengan soto yang ada di Indonesia. Hanya saja mie yang dibuat disajikan petak panjang seperti kwetiau. Selain daging sapi, kita bisa menggantinya dengan daging ayam. 

Selesai chek in di salah satu hotel kami memutuskan untuk keluar mencari makan dengan berjalan kaki di sekitaran hotel. Kami sempatkan membeli Pho dan kemudian memakannya di Lobby hotel.

Pho

2. Mengunjungi Saigon Central Post Office

Pagi hari kami mengunjungi Saigon Central Port Office di Ho Chi Minh City. Masuk ke gedung Saigon Central Post Office, kita akan merasa berada di stasiun kereta Inggris pada abad ke-20. Gedung Saigon Central Post Office adalah salah satu gedung bersejarah yang ada di Ho Chi Minh City. Saigon Central Post Office atau Kantor Pos Saigon adalah sebuah kantor pos yang selesai pada tahun 1891 oleh arsitek terkenal Prancis Gustave Eiffel, sang perancang menara Eiffel di Prancis.

Saigon Central Post Office

Saigon Central Post Office
Kantor pos Saigon masih berfungsi sampai saat ini. Kantor pos ini salah satu gedung yang menonjol diantara gedung gedung disekitarannya. Karena kantor pos Saigon berasitektur Renaisans di Vietnam. 

Selain sebagai fungsi utamanya kantor pos, Saigon Central Post Office atau Kantor pos Saigon ini difungsikan sebagai tempat untuk menjual oleh oleh di Ho Chi Minh City Vietnam. Banyak oleh oleh yang bisa kita jumpai disini. Dari mulai Kartu pos, gantungan kunci, kopi Vietnam dan banyak lagi.   

Saigon Central Post Office

3. Menyaksikan keindahan Basilika Notre-Dame Saigon

Basilika Notre Dame Saigon

Berkunjung ke Ho Chi Minh City, jangan lupa mengunjungi landmark paling iconik di kota ini. Bernama Basilika Notre Dame Saigon atau yang secara resmi bernama Basilika Bunda Konsepsi Imakualata, adalah sebuah katedral yang terletak berseberangan dengan Saigon Central Post Office. Bangunan indah yang satu ini dibangun antara tahun 1863 dan 1880.


4. Mengunjungi Diamond Plaza

Diamond Plaza

Selesai menikmati keindahan Basilika Notre Dame Saigon, kami mengunjungi Diamond Plaza. Diamon Plaza terletak tidak jauh dari Saigon Central Post Office dan Basilika Dame Saigon kita hanya cukup berjalan menyeberangi jalan dari Saigon Central Post Office saja, maka kita akan sampai di Diamon Plaza. 

Mengingat perjalanan kami masih jauh dan harus mengunjungi beberapa kota lagi di Vietnam. Tak banyak yang bisa kami lakukan di plaza ini. Dengan alasan menghemat biaya kami hanya mengelilingi beberapa saat di dalam plaza dan memutuskan untuk keluar kembali.

5. Menikmati keindahan taman kota di Ho Chi Minh City

Salah Satu taman di Tengah Kota Ho Chi Minh City 

Hal yang saya sukai di Ho Chi Minh City  adalah taman taman kotanya yang indah. Banyak sekali taman taman kota yang besar dan rindang. Ditutupi dengan pohon-pohon besar sehingga kita nyaman berada di bawahnya. 

Selesai mengunjungi Diamond Plaza kami memanfaatkan sisa waktu yang ada untuk santai dengan suasana nyaman di salah satu taman kota di Ho Chi Minh City. Meski pun taman ini berada di pusat kota yang ramai. Kami tetap asik duduk dan menikmati keindahan kota dari taman taman ini. Melihat beberapa orang berjalan mengelilingi taman, melihat orang tua, melihat anak anak bermain dengan senangnya dan banyak lagi.

Selesai menikmati kota dari taman taman Ho Chi Minh City. Kami memutuskan untuk mencari taxi dan memesannya untuk kembali pulang ke hotel. Selanjutnya kami di antar menuju bandara oleh petugas hotel dan melanjutkan perjalanan meuju Da Nang.

Note :

1.  Di Ho Chi Minh City, kami menginap di Hotel Venus
2. Transportasi yang kami gunakan selain fasilitas antar jemput hotel adalah memesan taxi dari aplikasi Grab.
3. Mata uang yang digunakan selama di Vietnam adalah Dong Vietnam. 100 Dong sekitar kurang lebih 60.000 ribu rupiah.