"Cerita Gue di kepulauan Anambas (3) Habis - Pulau Penjalin dan Air Sebening Kristal - zackamega.com

Jumat, 07 Oktober 2016

"Cerita Gue di kepulauan Anambas (3) Habis - Pulau Penjalin dan Air Sebening Kristal

pulau penjalin
Gue lagi menikmati Keindahan Pulau Penjalin
Setelah semalaman di Pulau Durai. Akhirnya gue dan teman-teman melanjutkan perjalanan ke Pulau Penjalin (9/5/2016). Pulau Penjalin ini juga masuk dalam Kecamatan Palmatak Tarempa Kepulauan Anambas. Cuaca dalam keadaan cerah banget guys. Langit biru, awan-awan putih berterbangan menamba semangat gue buat melanjutkan perjalanan di Kepulauan anambas ini.

Selesai merapikan perlengkapan tenda yang kami pakai semalaman di Pulau Durai akhirnya kapal kayu yang kami tumpangi berjalan dengan perlahan menyeberangi lautan Anambas. Laut di sini indah banget Coy. Warna birunya itu beda banget. Sesekali kami dikejutkan dengan loncatan ikan-ikan di permukaan laut. Kawanan lumba-lumba juga tidak luput kami saksikan di laut ini. Hal ini membuat Gue gak sabaran buat melihat wujut asli dari Pulau Penjalin.

Jam tangan gue sudah menujukan pukul 11 siang. Pak kapten pembawa kapal masih saja belum memberikan tanda –tanda bawa kami akan segera sampai di Pulau Penjalin. Perut gue mulai lapar, Sedangkan stock makanan yag kami bawa akan segera habis. Hanya tinggal beberapa bungkus tanggo yang tersisa dan beberapa indomie mentah. Air mineral yang kami bawa juga tinggal beberapa botol lagi.  Sembari menikmati lambannya perjalanan, gue mulai meremas-remas  indomie mentah yang masih tersisa sambil menatap birunya langit Kepulauan Anambas. Meremas indomi mentah sambil menatap muka teman lo yang kelaparan itu nikmat banget coy. Apa lagi di tengah lautan, Gila!!! Panas banget coy -__-.

Setelah menempuh 4 jam perjalanan, akirnya gue dan teman-teman sampai di pesisir Pulau  Penjalin. Yang terlintas dalam fikiran gue pada saat pertama kali melihat Pulau Penjalin ini adalah” Oh my god, Pulau Penjalin ini benar-benar Kece banget”. Super pecah banget guys!!! Pasir putih yang lembut dengan kombinasi air lautnya yang jernih membuat gue merasakan sedang berada di sebuah kolam kristal raksasa. Karang di tepian lautnya juga luar biasa indah. Banyak banget ikan-ikan kecil berwarna-warni guys. Sumpah pecah banget.


Rasa lapar serta letih tiba-tiba hilang guys. Gue menikmati banget waktu yang tersisa di Pulau Penjalin ini. Saran gue masih sama buat teman-teman yang suatu saat akan liburan ke sini. Cari Kapal atau pancung yang cepat agar waktu yang di habiskan di tengah laut tidak terlalu lama, bawa makanan dan minuman secukup mungkin. Karena Pulau Penjalin ini adalah pulau kosong yang tidak berpenghuni. Jangan Merusak karang, dan yang terakhir adalah tetap jaga lingkungan dengan tidak membuang sampah sembarangan. 







      

12 komentar:

  1. Duh hope some day I will be there, ceritanya bagus mengalir bak air sungai...

    BalasHapus
  2. Keren ya anambas. Pengen ke sana!!!!

    BalasHapus
    Balasan
    1. Pergi lah mas uma. Eropah uda nyampe aja lu. Ckckckc

      Hapus
  3. Cakep banget Pulau Penjalinnya. Kedalaman terumbu karang berapa meter ya?

    BalasHapus
    Balasan
    1. 3-4 meter teh lina. Yuk kapan kesana?

      Hapus
  4. eke di ajak donk kk kesana....

    BalasHapus
  5. Berenang pake pelampung warna warni pasti cakep banget disana, eaakk..

    BalasHapus
  6. semoga sampai kapanpun laut anambas tetap indah ya...takjub juga liat keindahannya

    BalasHapus